undefinedBagi para penggemar olahraga sepak bola pasti sudah tidak asing lagi dengan nama Zinedine Zidane atau yang akrab di panggil Zidane. Zidane adalah mantan pemain sepak bola tim nasional perancis ( Timnas Perancis ). Namun sekarang, Zidane sudah beralih profesi sebagai seorang pelatih di sebuah club sepak bola ternama Real Madrid.


Sudah banyak prestasi yang diukir oleh Zinedine Zidane baik ketika masih menjadi pemain sepak bola inti Timnas Perancis maupun ketika sudah menjadi pelatih di Real Madrid. Sudah banyak trofi kemenangan dan kejuaraan yang sudah dikantongi oleh Zidane dalam berbagai pertandingan sepak bola tingkat dunia.


Koleksi trofi kemenangan Zidane bertambah lagi pada laga pertandingan Liga Champion yang digelar pada hari sabtu, 29 mei 2016 dini hari kemarin yang menghantarkan tim didikanya Real Madrid keluar sebagai pemenang dan berhasil menggondol trofi kemenangan pada Liga Champion 2016 kemarin setelah mati – matian melawan musuh bebuyutanya Atletico dengan score akhir pertandingan 5 – 3 Madrid menang atas Atletico.


Berkat keberhasilan tim didiknya meraih trofi Liga Champion 2015/2016 kemaren, menandakan bahwa Zidane sekarang ini sudah mampu menyamai kedudukan Miguel Monuz yang mana dulu menjadi satu – satunya sebagai pemain dan pelatih yang bisa menjuarai Liga Champion bersama Real Madrid. Melalui kemenangan tim didikanya ini, Zidane dinobatkan sebagai pelatih ketujuh yang pernah menjuarai Liga Champion sebagai pelatih dan pemain. Namanya disesejajarkan dan disandingkan dengan nama – nama pelatih – pelatih yang unggul seperti Giovanni Trapattoni, Carlo Ancelloti, Johan Cruyff, Frank Rijkaard, dan Pep Guardiola.


Di antara nama – nama pelatih tersebut, Zidane lah yang tergolong paling mengukir sejarah. Pasalnya dia tidak hanya sebagai pelatih Real Madrid saja, namun Zidane dulu ketika masih menjadi asisten dari Carlo Ancelloti telah ikut serta di dalam menghantarkan Real Madrid untuk mendapatkan trofi kemenangan pada Liga Champion 2014.


Selain mengukir prestasi di dalam club, Zidane menambah koleksi trofinya atas kemenanganya pada Piala EURO pada tahun 1998 dan piala EURO tahun 2000 bersama dengan Timnas Perancis, tidak hanya cukup itu saja, prestasi – prestasi yang diukir oleh Zinedine Zidane. Bila kita sedikit menengok ke belakang, masih banyak kita temukan prestasi – prestasi yang didapatkan Zidane. Ketika masih menjadi pemain sepak bola bersama tim nasional Perancis, pria keturunan Aljazair ini juga sudah pernah menggodol trofi kejuaraan pada Liga Champion yang diadakan pada sekitar  tahun 2012 ketika pada saat itu dirinya masih menjadi bagian dari project megabintang yang diprakasai oleh Florentino Perez.


Memang diakui oleh Zidane, pertandingan Final Liga Champion 2016 kemarin antara Real Madrid dan Atletico kemaren sangat berlangsung ulet dan sengit. Pasalnya, kedua kubu tim sama – sama memiliki strategi pertahanan yang kuat. Namun pada menit ke 15, Real Madrid berhasil mencetak gol melalui Ronaldo.


Zidane ditemui oleh wartawan AS kemaren menyatakan merasa puas dengan performance anak didiknya Real Madrid di dalam Liga Champion kemarin. Meskipun sempat mengalami penurunan sedikit, namun di menit – menit terakhir pertandingan, performance anak didiknya mulai meningkat lagi. Dia juga menambahkan bahwa klub didikanya, Real Mandrid, memang pantas mendapatkan kemenangan ini. Hal ini dikarenakan, dia dan timnya telah berusaha sangat keras dan menyiapkan berbagai strategi pertahanan yang kuat untuk berlaga di dalam final Liga Champion kemarin.


Sungguh menang Zidane patut untuk diacungi jempol. Karena sudah banyak mengukir prestasi di dalam dunia persepakbolaan.